Pelatihan Golkar Institute Memberi Inspirasi Wali Kota Terpilih Balikpapan

Image Berita 05 - Golkar Institute

Jakarta, Beritasatu.com – Sejak 2020 Partai Golkar sudah merintis berdirinya Golkar Institute, sebuah sekolah pemerintahan dan kebijakan publik. Lembaga ini juga berfungsi sebagai sarana pendidikan politik dan perkaderan. Ini untuk merespons tantangan partai politik yang semakin kompleks.

Setelah masa persiapan selesai, Golkar Institute mulai beroperasi dengan melaksanakan program pelatihan eksekutif angkatan pertama yang diikuti para kepala daerah terpilih yang berasal dari Partai Golkar.

Wali Kota terpilih Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud mengaku mendapatkan banyak inspirasi dari program ini. Dia mengaku pernah mengikuti pelatihan soal pemerintahan dari lembaga lain, namun baru pada pelatihan Golkar Institute ini ia mendapat inspirasi.

“Pelatihan lain biasanya dapatnya knowledge saja, tetapi di sini dapat visi dan inspirasi,” kata Rahmad dalam keterangannya, Kamis (11/2/2021).

Menurut wakil wali kota Balikpapan periode lalu ini, pelatihan ini membuka mata untuk melihat banyai hal yang tidak hanya terbatas dalam lingkup Indonesia, tetapi juga bagaimana posisi Indonesia dalam percaturan global.

“Wawasan global ini penting. Apalagi dalam kondisi sekarang. Ambil contoh pandemi Covid-19. Ini masalah global tapi juga membutuhkan solusi nasional dan lokal. Cara pandang komprehensif seperti ini yang dikembangkan di sini,” ujarnya.

Sebagai sekolah kebijakan publik, ke depannya Golkar Institute akan menyelenggarakan kursus-kursus singkat maupun pendidikan formal tingkat magister (S-2).

“Golkar Institute adalah terobosan baru. Ia adalah wujud nyata kesadaran kita akan pentingnya pendidikan, inovasi, dan ide, untuk mendorong kemajnan partai politik dalam dinamika zaman yang terus berubah,” kata Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dalam acara peluncuran awal Golkar Institute di Jakarta.

Presiden Joko Widodo yang hadir secara daring dalam acara tersebut menyampaikan apresiasinya.

“Sebagai partai modern, kehadiran sekolah kader sangat diperlukan karena kader dan kaderisasi perlu dipersiapkan secara serius, berjenjang, dan berkelanjutan,” kata Presiden.

Presiden Jokowi menambahkan bahwa kaderisasi tidak bisa dikerjakan sambil lalu, harus digarap dengan matang. “Dampaknya bukan hanya pada partai tetapi akan memberikan kontribusi bagi bangsa,” tegas Jokowi.

Program pelatihan eksekutif angkatan pertama Golkar Institute dilaksanakan pada 2-12 Februari, diikuti 24 kepala daerah terpilih dari Partai Golkar.